HUT Kabupaten Serang, Dinkes Gelar Cek Kesehatan Gratis Serentak di 31 Puskesmas, Ratusan Warga Terlayani

SERANG, (gerbangbanten.com) – Peringatan Hari Jadi Kabupaten Serang tidak hanya menjadi momentum perayaan, tetapi juga dimanfaatkan untuk memperkuat pelayanan kesehatan masyarakat. Melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Serang, kegiatan bakti sosial, Cek Kesehatan Gratis (CKG), dan khitanan massal digelar secara serentak di 31 puskesmas yang tersebar di wilayah Kabupaten Serang, Kamis (8/10/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya mendekatkan layanan kesehatan kepada masyarakat sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan dan melakukan pemeriksaan secara berkala.

Di wilayah Kecamatan Ciomas, kegiatan dipusatkan di Puskesmas Ciomas. Pelayanan CKG diikuti sebanyak 60 peserta, sementara khitanan massal diikuti 16 anak. Para peserta khitanan juga mendapatkan bingkisan berupa baju koko, sarung, serta uang saku sebagai bentuk perhatian dan dukungan kepada anak anak yang mengikuti kegiatan tersebut.

Secara keseluruhan, pelaksanaan khitanan massal di 31 puskesmas Kabupaten Serang menargetkan atau melibatkan sekitar 500 anak. Program ini menjadi salah satu bentuk kepedulian pemerintah daerah dalam membantu masyarakat memperoleh akses pelayanan kesehatan yang lebih mudah.

Kepala Puskesmas Ciomas, dr. Eka Putri Megawati, mengatakan pelaksanaan Cek Kesehatan Gratis merupakan kesempatan bagi masyarakat untuk mengetahui kondisi kesehatannya melalui pemeriksaan yang disediakan oleh fasilitas pelayanan kesehatan.

Menurutnya, pemeriksaan kesehatan memiliki peran penting dalam mendeteksi potensi gangguan kesehatan sejak dini. Dengan mengetahui kondisi tubuh lebih awal, masyarakat diharapkan dapat mengambil langkah pencegahan maupun memperoleh penanganan medis sesuai kebutuhan.

Kesadaran untuk memeriksakan kesehatan secara berkala perlu terus dibangun. Sebab, tidak semua gangguan kesehatan langsung menunjukkan gejala yang mudah dikenali. Melalui pemeriksaan, masyarakat dapat memperoleh informasi mengenai kondisi kesehatannya dan berkonsultasi dengan tenaga medis apabila ditemukan faktor risiko atau keluhan tertentu.

Pelaksanaan CKG di Puskesmas Ciomas yang diikuti 60 peserta menjadi bagian dari upaya mendorong masyarakat agar tidak hanya datang ke fasilitas kesehatan ketika sedang sakit, tetapi juga memanfaatkannya untuk menjaga kesehatan dan melakukan pencegahan.

Kegiatan tersebut sekaligus memperkuat peran puskesmas sebagai fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama yang dekat dengan kehidupan masyarakat.

Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Serang, Apt. Hj. Euis Sukmawati, S.Farm., M.M., mengatakan,
Pelaksanaan CKG, bakti sosial, dan khitanan massal secara serentak di 31 puskesmas menunjukkan upaya menghadirkan pelayanan kesehatan yang menjangkau masyarakat di berbagai wilayah Kabupaten Serang.

Melalui kegiatan yang terintegrasi tersebut, masyarakat dapat memanfaatkan momentum peringatan Hari Jadi Kabupaten Serang untuk memperoleh pelayanan kesehatan sekaligus meningkatkan pemahaman tentang pentingnya menjaga kesehatan keluarga.

Program CKG memiliki arti strategis karena kesehatan masyarakat tidak cukup hanya ditangani melalui pengobatan. Upaya pencegahan, pemeriksaan dini, edukasi kesehatan, serta tindak lanjut terhadap hasil pemeriksaan juga menjadi bagian penting dalam membangun masyarakat yang sehat.

Dengan semakin mudahnya akses pemeriksaan kesehatan, masyarakat diharapkan lebih peduli terhadap kondisi tubuhnya dan tidak menunda pemeriksaan ketika mengalami keluhan.

Ke depan, kesinambungan pelayanan dan edukasi kesehatan menjadi faktor penting agar manfaat CKG dapat dirasakan secara berkelanjutan, tidak hanya ketika berlangsung kegiatan khusus atau peringatan hari jadi daerah.

Selain pelayanan CKG, khitanan massal menjadi bagian penting dalam rangkaian bakti sosial yang diselenggarakan di Kabupaten Serang.

Di Puskesmas Ciomas, sebanyak 16 anak mengikuti kegiatan khitanan massal. Selain memperoleh pelayanan khitan, para peserta juga menerima bingkisan berupa baju koko, sarung, dan uang saku.

Bagi keluarga peserta, kegiatan ini menjadi salah satu bentuk dukungan dalam memenuhi kebutuhan pelayanan kesehatan anak. Khitanan massal juga memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk memperoleh layanan secara terorganisasi melalui fasilitas kesehatan pemerintah.

Pelaksanaan khitanan massal secara serentak di 31 puskesmas dengan melibatkan sekitar 500 anak memperlihatkan luasnya cakupan kegiatan sosial yang digelar dalam rangka Hari Jadi Kabupaten Serang.

Meski demikian, keberhasilan kegiatan semacam ini tidak hanya diukur dari jumlah peserta yang terlayani. Kualitas pelayanan, keamanan tindakan medis, edukasi kepada orang tua, serta pemantauan kondisi anak setelah tindakan juga menjadi aspek penting yang perlu diperhatikan.

Dengan pelayanan yang sesuai standar, kegiatan sosial di bidang kesehatan diharapkan memberikan manfaat nyata sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap fasilitas kesehatan pemerintah.

Ditempat yang sama
Camat Ciomas, H. Ugun Gurmilang, S.P., S.T., M.Si., megatakan, pelaksanaan bakti sosial, CKG, dan khitanan massal di tingkat kecamatan memperlihatkan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, dinas kesehatan, puskesmas, pemerintah kecamatan, serta masyarakat dalam mendukung peningkatan kualitas kesehatan.

Kolaborasi tersebut diperlukan agar program kesehatan tidak hanya terlaksana sebagai kegiatan seremonial, tetapi juga mampu mendorong perubahan perilaku masyarakat dalam menjaga kesehatan.

Pemerintah kecamatan dan unsur masyarakat memiliki peran dalam menyebarluaskan informasi mengenai layanan kesehatan, mendorong partisipasi warga, serta membantu memastikan kelompok masyarakat yang membutuhkan dapat mengakses pelayanan yang tersedia.

Dengan pendekatan yang melibatkan berbagai pihak, program kesehatan diharapkan semakin dekat dengan kebutuhan masyarakat di setiap wilayah.

Peringatan Hari Jadi Kabupaten Serang melalui kegiatan bakti sosial, CKG, dan khitanan massal menjadi pengingat bahwa pembangunan daerah tidak hanya berkaitan dengan infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga kualitas kesehatan masyarakat.

Pemeriksaan kesehatan gratis menjadi salah satu pintu masuk untuk membangun kesadaran hidup sehat, sedangkan khitanan massal menghadirkan manfaat langsung bagi anak-anak dan keluarga yang mengikuti program tersebut.

Pelaksanaan serentak di 31 puskesmas juga membuka peluang untuk memperluas jangkauan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Namun, manfaat program akan semakin optimal apabila pemeriksaan kesehatan disertai tindak lanjut yang memadai, edukasi yang berkelanjutan, serta pemantauan terhadap masyarakat yang membutuhkan pemeriksaan lanjutan.

Dengan demikian, momentum Hari Jadi Kabupaten Serang tidak berhenti pada pelaksanaan kegiatan sosial, tetapi dapat menjadi penguat komitmen bersama dalam membangun masyarakat yang lebih sehat, produktif, dan sejahtera.

Melalui kolaborasi pemerintah daerah, tenaga kesehatan, pemerintah kecamatan, dan masyarakat, pelayanan kesehatan diharapkan semakin mudah diakses serta mampu menjawab kebutuhan warga Kabupaten Serang secara berkelanjutan.(Adv)

Pos terkait