CIILEGON, (gerbangbanten.com) – Pemerintah Kota Cilegon melalui Dinas Sosial memfasilitasi penyediaan ruang sekretariat bagi Forum Corporate Social Responsibility (CSR) Kota Cilegon sebagai upaya memperkuat koordinasi dan kolaborasi antara pemerintah daerah dengan dunia usaha dalam mendukung pembangunan Kota Cilegon.
Keberadaan sekretariat yang berada di Kantor Dinas Sosial Kota Cilegon tersebut diresmikan melalui kegiatan peresmian yang dirangkaikan dengan tasyakuran di Sekretariat CSR Kota Cilegon, Jumat (6/11/2026). Fasilitas ini menjadi langkah lanjutan setelah Forum CSR Kota Cilegon dikukuhkan oleh Wali Kota Cilegon Robinsar pada Februari 2026 lalu.
Kepala Dinas Sosial Kota Cilegon, Lia Nurlia Mahatma, menyampaikan bahwa penyediaan ruang sekretariat merupakan bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap keberadaan dan peningkatan kinerja Forum CSR agar semakin optimal dalam menjalankan perannya. “Alhamdulillah, kami dari Dinas Sosial sudah bisa memfasilitasi tempat kesekretariatan bagi Forum CSR. Mudah-mudahan dengan adanya sekretariat ini, Forum CSR dapat semakin meningkatkan kinerjanya melalui kolaborasi dengan dinas-dinas terkait, khususnya dalam mendukung berbagai program yang ada di Kota Cilegon,” ungkapnya.
Lia berharap keberadaan sekretariat tersebut juga dapat menjadi pusat informasi dan koordinasi sehingga keberadaan Forum CSR semakin dikenal oleh masyarakat maupun para pemangku kepentingan di Kota Cilegon. “Harapan kami, dengan adanya sekretariat ini, keberadaan Forum CSR bisa lebih terinventarisasi dan diketahui masyarakat. Jadi, masyarakat tahu bahwa Forum CSR Kota Cilegon itu ada dan memiliki wadah atau sekretariat yang berlokasi di Dinas Sosial,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Forum CSR Kota Cilegon, Saiful Rohman, mengungkapkan rasa syukur atas tersedianya sekretariat yang akan menjadi tempat berkumpul, berdiskusi, berkoordinasi, dan berkolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan, baik dari unsur pemerintah maupun badan usaha. “Pertama-tama, kami bersyukur karena hari ini sudah memiliki sekretariat. Artinya, kami sudah mempunyai tempat berkumpul untuk berdiskusi, berkolaborasi, dan berkoordinasi dengan seluruh stakeholder. Forum CSR hadir untuk memfasilitasi agar program-program pembangunan yang dilakukan Pemerintah Kota Cilegon dapat disinergikan dengan kegiatan CSR dari badan usaha,” ujarnya.
Menurut Saiful, keberadaan sekretariat ini menjadi kebutuhan penting bagi Forum CSR, terutama dalam membangun komunikasi dan mengonsolidasikan berbagai program tanggung jawab sosial perusahaan agar lebih terarah dan memberikan manfaat bagi masyarakat. “Kalau dulu kami ingin mengundang teman-teman dari badan usaha, terkadang belum memiliki tempat yang pasti. Namun, sekarang sudah ada sekretariat sehingga koordinasi dan pertemuan bisa lebih mudah dilakukan. Ini menjadi titik awal bagi Forum CSR untuk memiliki peran yang lebih aktif dalam mendukung dan meningkatkan pembangunan Kota Cilegon,” jelasnya.
Ia berharap keberadaan sekretariat tersebut dapat menjadi momentum bagi Forum CSR untuk semakin meningkatkan kontribusi dan memperkuat sinergi dengan Pemerintah Kota Cilegon, sehingga berbagai program CSR dari badan usaha dapat berjalan selaras dengan kebutuhan masyarakat dan prioritas pembangunan daerah.
Dengan diresmikannya sekretariat ini, diharapkan Forum CSR Kota Cilegon dapat menjalankan perannya secara lebih optimal, menjadi wadah komunikasi dan kolaborasi yang efektif antara pemerintah dan dunia usaha, serta turut membantu menyukseskan berbagai program pembangunan Pemerintah Kota Cilegon. “Lebih gaspol lagi. Mudah-mudahan tempat ini membawa berkah dan bermanfaat bagi kita semua,” pungkas Saiful. (*)






