Capaian ODF Tembus 100 Persen, Pemkot Cilegon Jalani Verifikasi Kota Sehat Tingkat Provinsi Banten 2026

CILEGON, (gerbangbanten.com) – Pemerintah Kota Cilegon menjalani verifikasi lapangan Kabupaten/Kota Sehat (KKS) Tingkat Provinsi Banten Tahun 2026. Verifikasi dilakukan oleh Tim Verifikasi KKS Provinsi Banten sebagai bagian dari pembinaan sekaligus penilaian terhadap pemenuhan berbagai indikator Kota Sehat di Kota Cilegon.

Salah satu capaian yang menjadi perhatian dalam verifikasi tersebut adalah keberhasilan Kota Cilegon mencapai Open Defecation Free (ODF) atau bebas buang air besar sembarangan sebesar 100 persen.

Pj. Sekretaris Daerah Kota Cilegon, Ahmad Aziz Setia Ade Putra, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Tim Verifikasi KKS Provinsi Banten atas kunjungan dan pembinaan yang diberikan kepada Pemerintah Kota Cilegon. “Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Tim KKS Provinsi Banten yang telah hadir untuk melakukan verifikasi sekaligus memberikan pembinaan kepada Kota Cilegon. Bagi kami, kegiatan ini bukan hanya sekadar penilaian, tetapi juga menjadi kesempatan untuk mendapatkan masukan dan evaluasi agar ke depan penyelenggaraan Kota Sehat di Cilegon dapat semakin baik,” ujar Aziz.

Ia juga mengapresiasi seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) pengampu indikator tatanan Kota Sehat, khususnya para narahubung yang selama ini berperan dalam melakukan pengisian data pada aplikasi SIPANTAS serta mengoordinasikan pemenuhan berbagai eviden indikator bersama OPD masing-masing. “Capaian yang kita peroleh hari ini tentu merupakan hasil kerja bersama. Saya mengapresiasi seluruh OPD dan para narahubung yang telah bekerja, berkoordinasi, serta memastikan data dan eviden yang dibutuhkan dapat terpenuhi. Kolaborasi ini menjadi bagian penting dalam meningkatkan capaian Kota Cilegon dalam penilaian Kota Sehat,” katanya.

Menurut Aziz, capaian ODF 100 persen merupakan prestasi yang perlu dipertahankan sekaligus menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas lingkungan dan kesehatan masyarakat di Kota Cilegon. Namun demikian, capaian tersebut tidak boleh berhenti pada pemenuhan indikator administratif, melainkan harus diwujudkan dalam perilaku dan budaya hidup sehat di tengah masyarakat. “Kita tentu bersyukur dengan capaian ODF 100 persen. Namun, yang lebih penting adalah bagaimana capaian ini dapat dipertahankan dan benar-benar menjadi budaya hidup masyarakat. Karena tujuan akhirnya bukan sekadar mendapatkan penilaian yang baik, tetapi menciptakan lingkungan yang sehat dan masyarakat yang sehat, produktif, serta memiliki kualitas hidup yang semakin baik,” tuturnya.

Sementara itu, Tim Verifikasi KKS Provinsi Banten, Siti Mariam, menyampaikan bahwa capaian ODF Kota Cilegon telah mencapai 100 persen. Ia mengatakan, berdasarkan data yang diperoleh melalui aplikasi SIPANTAS, sejumlah persyaratan dalam penilaian Kota Sehat telah ditetapkan. “Berdasarkan data yang kami peroleh melalui aplikasi SIPANTAS, ada beberapa persyaratan dalam penilaian Kota Sehat, di antaranya capaian ODF sebesar 80 persen, kelembagaan sebesar 50 persen, serta sembilan tatanan sebesar 71 persen.” ujarnya.

“Kota Cilegon pada saat ini ODF-nya sudah 100 persen. Dari delapan kabupaten/kota, baru tiga yang sudah 100 persen ODF, salah satunya adalah Kota Cilegon.” Lanjut Mariam.

Siti Mariam menilai capaian tersebut menjadi salah satu indikator penting dalam proses penilaian KKS sekaligus menunjukkan komitmen daerah dalam menciptakan lingkungan yang sehat. “Capaian ODF 100 persen ini tentu menjadi salah satu hal yang penting dalam penilaian Kota Sehat. Ini menunjukkan adanya komitmen bersama antara pemerintah daerah dan masyarakat dalam mewujudkan lingkungan yang sehat dan bebas dari praktik buang air besar sembarangan,” katanya.

Dalam kegiatan tersebut, Tim Verifikasi KKS Provinsi Banten juga melakukan penilaian terhadap berbagai tatanan yang menjadi indikator Kota Sehat, termasuk melihat inovasi, keunggulan, serta capaian yang telah dilaksanakan Pemerintah Kota Cilegon bersama masyarakat.

Pemerintah Kota Cilegon berharap hasil verifikasi dan masukan dari Tim Pembina KKS Provinsi Banten dapat menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan pemenuhan indikator Kota Sehat sekaligus mempertahankan capaian yang telah diraih. “Kami berharap seluruh masukan dan rekomendasi dari Tim KKS Provinsi Banten dapat menjadi bahan evaluasi bagi kami untuk melakukan perbaikan ke depan. Apa yang sudah baik akan kami pertahankan, sementara yang masih perlu ditingkatkan akan menjadi perhatian bersama.”

“Kota Sehat bukan hanya tentang memenuhi indikator penilaian, tetapi bagaimana budaya hidup sehat dan lingkungan sehat benar-benar menjadi bagian dari kehidupan masyarakat serta menjadi bagian dari tata kelola pembangunan di Kota Cilegon.” tutupnya.

Melalui sinergi pemerintah daerah, OPD pengampu, Tim KKS, serta partisipasi aktif masyarakat, Pemerintah Kota Cilegon berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas penyelenggaraan Kota Sehat sebagai fondasi dalam mewujudkan masyarakat yang sehat, produktif, dan berdaya saing. (*)

Pos terkait