Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Kapolda Banten Inisiasi Penanaman Jagung di Lahan Tidur Kabupaten Serang

Serang, (gerbangbanten.com) – Dalam rangka mendukung program prioritas Presiden RI terkait ketahanan pangan, Kepolisian Daerah (Polda) Banten melalui Direktorat Lalu Lintas menggelar aksi nyata
penanaman jagung di Desa Ranca Sumur, Kecamatan Kopo, Kabupaten Serang. Rabu 13/05/26.

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kapolda Banten Irjen Pol. Hengky, jajaran Pejabat Utama (PJU) Polda
Banten, Kaperum Bulog, serta unsur Pemerintah Daerah dan TNI.

Kapolda Banten, Irjen Pol. Hengki, S.I.K., M.H menyampaikan bahwa penanaman jagung ini merupakan langkah strategis untuk memanfaatkan lahan-lahan tidur yang ada di wilayah Banten. Menurutnya, potensi ekonomi jagung sangat luar biasa, terutama untuk menyuplai kebutuhan industri pakan ternak di Provinsi Banten yang mencapai 4.000 ton per hari atau sekitar 1,5 juta ton per tahun.

“Saat ini kita baru bisa memenuhi sekitar 5-7% dari total kebutuhan jagung di Banten. Melalui inisiasi ini, kita mengajak seluruh lapisan masyarakat, khususnya kelompok tani, untuk menggerakkan penanaman jagung di lahan-lahan yang tidak terpakai, Polri akan mengawal penuh distribusi pupuk dan bibit agar tidak ada kendala bagi petani,” ujar Irjen Pol. Hengky.

Lebih lanjut, Kapolda menekankan bahwa masyarakat tidak perlu khawatir mengenai pemasaran hasil panen. Pihak Bulog telah bersiap untuk menyerap seluruh hasil panen jagung
masyarakat sesuai dengan ketentuan harga dan kadar air yang telah ditetapkan. ” Hal ini diharapkan dapat memacu semangat warga untuk mandiri secara ekonomi melalui sektor pertanian”. Ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Desa (Lurah) Ranca Sumur, Ahmad Wahyudin, menyambut baik dan mengapresiasi konsistensi Polda Banten dalam membimbing warga Kopo.
Ia mengungkapkan bahwa program ini telah mengubah wajah desa yang dulunya memiliki banyak lahan mati menjadi produktif.

“Kecamatan Kopo kini telah menanam kurang lebih 80 hektar jagung. Program ini sangat membantu perekonomian masyarakat kami, sehingga para pemuda tidak perlu lagi mencaribkerja ke luar daerah.

Bahkan sebelum panen, Bulog sudah memantau dan siap membeli dengan
harga yang sangat kompetitif,” jelas Ahmad Wahyudin.

Dengan adanya sinergi antara Polri, Pemerintah Daerah, TNI, dan Bulog, diharapkan Provinsi Banten dapat meningkatkan kemandirian pangan dan mengurangi ketergantungan pasokan jagung dari provinsi lain seperti Lampung maupun NTB.

“Kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen Polri dalam mendukung Asta Cita Presiden di bidang ketahanan pangan nasional”, tutup lurah

Reporter: Herman

Pos terkait