Banten,(gerbangbanten.com)-
Menjawab Penantian 25 Tahun: Jalan Kampung Nyikambang Akhirnya Dibangun
Harapan panjang masyarakat Kampung Nyikambang, Kecamatan Jombang, Kota Cilegon akhirnya mulai menemukan titik terang. Setelah kurang lebih 25 tahun menanti perbaikan jalan yang rusak parah, Pemerintah Provinsi Banten melakukan peninjauan sekaligus memastikan realisasi pembangunan jalan di wilayah tersebut pada Rabu, 15 April 2026.
Peninjauan tersebut dihadiri oleh Anggota Komisi V DPRD Provinsi Banten H. Hasbi Sidik, Gubernur Banten Andra Soni, Kepala Dinas PUPR Provinsi Banten Arlan Marzan, perangkat daerah terkait, serta masyarakat setempat yang selama ini merasakan langsung dampak kerusakan jalan tersebut.
Kehadiran para pemangku kebijakan ini menjadi momentum penting bagi masyarakat Kampung Nyikambang. Jalan yang selama puluhan tahun mengalami kerusakan tidak hanya menghambat aktivitas warga, tetapi juga berdampak pada keselamatan dan pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Jalan Rusak, Aktivitas Warga Terhambat
Kondisi jalan di Kampung Nyikambang selama ini menjadi keluhan utama masyarakat. Kerusakan parah yang terjadi membuat akses transportasi menjadi sulit, terutama saat musim hujan. Genangan air, jalan berlubang, serta kondisi tanah yang tidak stabil sering kali menghambat mobilitas warga.
Selain mengganggu aktivitas harian, kondisi tersebut juga berdampak pada kegiatan ekonomi masyarakat. Distribusi barang menjadi terhambat, biaya transportasi meningkat, dan akses menuju fasilitas pendidikan serta kesehatan menjadi kurang optimal.
Melihat kondisi tersebut, Anggota Komisi V DPRD Provinsi Banten H. Hasbi Sidik menegaskan bahwa pembangunan jalan ini merupakan hasil perjuangan panjang masyarakat yang akhirnya mendapat perhatian pemerintah.
Menurutnya, pengawalan aspirasi masyarakat menjadi bagian penting dari tugas legislatif dalam memastikan kebutuhan dasar masyarakat dapat terpenuhi.
Komitmen Pemerintah Provinsi Banten
Gubernur Banten Andra Soni menegaskan bahwa pemerintah provinsi akan menindaklanjuti pembangunan sesuai dengan kewenangan dan kebutuhan masyarakat. Penanganan jalan di Kampung Nyikambang menjadi salah satu prioritas karena dampaknya yang cukup besar terhadap aktivitas warga.
Pemerintah Provinsi Banten telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp3,4 miliar untuk pembangunan jalan sepanjang 1,3 kilometer dengan konstruksi beton. Pembangunan dengan konstruksi beton dipilih untuk memastikan kualitas jalan lebih tahan lama serta mampu menghadapi kondisi cuaca yang berubah ubah.
Selain pembangunan jalan, pemerintah juga merencanakan penanganan sistem drainase di wilayah tersebut. Langkah ini diambil untuk mengatasi permasalahan banjir yang selama ini memperparah kondisi jalan.
Target Penyelesaian 4 sd 5 Bulan
Kepala Dinas PUPR Provinsi Banten Arlan Marzan menyampaikan bahwa proyek pembangunan jalan ini ditargetkan selesai dalam waktu 4 hingga 5 bulan. Dengan target tersebut, diharapkan masyarakat dapat segera merasakan manfaat dari pembangunan infrastruktur ini.
Pembangunan ini tidak hanya berfokus pada perbaikan fisik jalan, tetapi juga memperhatikan aspek keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan. Dengan infrastruktur yang lebih baik, mobilitas masyarakat diharapkan meningkat secara signifikan.
Mendorong Pertumbuhan Ekonomi dan Kesejahteraan
Pembangunan jalan di Kampung Nyikambang diyakini akan memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat. Akses yang lebih baik akan membuka peluang usaha baru serta mempermudah distribusi hasil produksi warga.
Selain itu, konektivitas antarwilayah juga akan semakin meningkat. Hal ini diharapkan mampu mendorong pemerataan pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan.
Harapan Masyarakat
Masyarakat Kampung Nyikambang menyambut baik rencana pembangunan ini. Setelah bertahun tahun menghadapi kondisi jalan yang rusak, pembangunan ini menjadi harapan baru bagi warga.
Dengan adanya pengawalan dari DPRD serta komitmen pemerintah provinsi, masyarakat optimistis pembangunan dapat berjalan sesuai rencana. Mereka berharap pembangunan ini tidak hanya memperbaiki infrastruktur, tetapi juga membawa perubahan positif bagi kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat.
Peninjauan yang dilakukan pada 15 April 2026 tersebut menjadi langkah awal dari perubahan besar bagi Kampung Nyikambang. Dari jalan rusak menuju harapan baru, pembangunan ini menjadi bukti bahwa aspirasi masyarakat yang diperjuangkan secara bersama dapat terwujud.






