Rakernas SMSI 2026 di Cilegon Tetapkan Program SeMSI Monitoring dan Pembenahan AD/ART

CILEGON, (Gerbangbanten.com) – Dalam rangkaian peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026, Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) di Journalish Boarding School (JBS), Cilegon, Sabtu (7/2/2026). Kegiatan yang berlangsung pukul 14.00–17.00 WIB ini diikuti jajaran pengurus pusat serta perwakilan 35 pengurus provinsi se-Indonesia.

Rakernas yang didukung oleh PT ANTAM Tbk berlangsung dinamis dan antusias dengan agenda utama monitoring serta penataan organisasi, termasuk evaluasi Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) serta strategi pengembangan bisnis perusahaan pers siber.

Acara dibuka secara resmi oleh Ketua Umum SMSI, Firdaus, kemudian dilanjutkan sidang pleno yang dipimpin Sekretaris Jenderal Makali Kumar SH, Wakil Ketua Umum Pengembangan Teknologi Digital Dr. Ir. Hendri ST MT, serta Direktur Big Data dan Media Insight Yoga Rifai Hamzah. Selain itu ada dua nara sumber yang hadir, yakni Ilona Juwita dan Moh Nasir.

Dalam sesi pemaparan, peserta mendapatkan materi mengenai perkembangan teknologi digital dan peluang pengembangan bisnis media siber, yang dinilai penting untuk memperkuat daya saing perusahaan pers di era transformasi digital.

Tiga Keputusan Strategis
Melalui forum musyawarah, seluruh peserta menyepakati sejumlah keputusan yang dituangkan dalam Surat Keputusan Pengurus Pusat SMSI Nomor 001/SK-Rakernas/SMSI/II/2026.
Beberapa poin penting yang ditetapkan antara lain:
Pertama, peluncuran program SeMSI Monitoring sebagai instrumen pengembangan bisnis dan penguatan perusahaan pers siber anggota SMSI.

Kedua, pembentukan Tim Khusus Perumus dan Pengkaji Perubahan AD/ART, yang bertugas mengkaji, merumuskan, serta merekomendasikan pembaruan aturan organisasi agar selaras dengan kebutuhan dan dinamika industri media digital.

Ketiga, pembentukan Forum Pemimpin Redaksi (Forum Pemred) sebagai badan otonom organisasi di tingkat pusat dan provinsi. Forum ini diharapkan menjadi wadah koordinasi, konsolidasi, serta peningkatan profesionalisme redaksi dan kualitas jurnalistik media siber. Masa bakti kepengurusan ditetapkan selama empat hingga lima tahun.

Harapan Penguatan Organisasi
Menutup Rakernas, Firdaus menegaskan bahwa hasil keputusan yang diambil diharapkan mampu memperkuat tata kelola organisasi sekaligus meningkatkan profesionalisme media siber anggota.

“Rakernas ini menjadi momentum konsolidasi nasional. Keputusan yang dihasilkan harus menjadi pijakan untuk memajukan SMSI dan perusahaan pers siber agar semakin profesional, independen, dan berkelanjutan,” ujarnya.

Rakernas SMSI 2026 menjadi salah satu agenda penting dalam rangkaian HPN tahun ini, sekaligus mempertegas komitmen organisasi dalam menghadapi tantangan era digital dan menjaga kualitas pers nasional. (***)

Pos terkait