Pra-Musrenbang Tematik Digelar, Pemkot Tangsel Tegaskan Komitmen Tekan Stunting

TANGSEL, (gerbangbanten.com) – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) melakukan evaluasi serta memperkuat sinergi multisektor dalam penanganan dan pencegahan stunting.

Sekretaris Daerah Kota Tangsel, Bambang Noertjahjo, menegaskan bahwa Pemkot Tangsel terus berkomitmen untuk menurunkan angka stunting setiap tahunnya. Menurutnya, sinergi lintas sektor dan seluruh pemangku kepentingan sangat penting.

“Hari ini kita bisa berkumpul kembali dalam rangka menyatukan visi dan misi serta menyamakan frekuensi untuk melakukan pembahasan dan perencanaan Pra-Musrenbang dengan tematik stunting,” kata Bambang saat membuka Pra-Musrenbang Tematik Stunting yang digelar Bappelitbangda Kota Tangsel di Aula Blandongan, Puspemkot Tangsel, Rabu (1/4/2026).

Bambang menuturkan, target penurunan angka stunting di Kota Tangsel terbilang cukup tinggi, yakni sekitar 7,54 persen pada tahun 2026 dan 7,05 persen pada tahun 2027.

Ia juga menambahkan bahwa penanganan dan pencegahan stunting merupakan salah satu program prioritas Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie dan Pilar Saga Ichsan, yang tertuang dalam rencana pembangunan Kota Tangsel.

“Di Pra-Musrenbang inilah yang saya harapkan ada keterbukaan dan evaluasi yang objektif, sehingga target yang tadi disampaikan menjadi rasional dan bisa kita capai. Ini pasti akan menjadi salah satu program prioritas yang harus berjalan dan harus mencapai target,” tutur Bambang.

“Penurunan dan pencegahan stunting penting dilakukan sedini mungkin untuk menghindari dampak jangka panjang yang merugikan,” sambungnya.

Untuk mencapai target penurunan angka stunting tersebut, Bambang menegaskan bahwa tidak bisa hanya dibebankan kepada kader posyandu yang selama ini menjadi garda terdepan dalam pelayanan dan edukasi kesehatan kepada masyarakat.

Menurutnya, komunikasi lintas sektor antara koordinator di lapangan dengan dinas teknis penanganan stunting harus berjalan lancar.

“Saya berharap pola komunikasi dan koordinasi ini benar-benar dapat tercipta di dalam Tim Percepatan Penurunan Stunting Kota Tangerang Selatan,” ungkap Bambang. (*)

Pos terkait