‎Kepala BNN Cilegon: Santri Pondok Pesantren Dinyatakan Bebas Narkoba ‎

‎Cilegon, (gerbangbanten.com) – Pada momentum Apel Hari Santri Nasional di Kota Cilegon, Rabu (22/10/2025), Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Cilegon, Dr. R. Bogie Setia Perwira Nusa, S.H., S.H.I., M.H., M.Si., M.A.P., menyampaikan bahwa para santri dari sejumlah pondok pesantren di Cilegon dinyatakan bebas narkoba. Pernyataan tersebut disampaikan sebagai tindak lanjut dari program kolaboratif antara BNN, Kementerian Agama, Pemerintah Kota Cilegon, dan Majelis Santri Pondok Bersatu (MSPB) yang telah berjalan sejak tahun lalu.

‎Dalam sambutannya, Kepala BNN Kota Cilegon, Dr. R. Bogie Setia Perwira Nusa, menjelaskan bahwa kegiatan tes urine terhadap para santri merupakan bentuk nyata dari komitmen bersama untuk mewujudkan lingkungan pesantren yang bersih dari penyalahgunaan narkoba.

‎“Kemaren kami melakukan tes urine untuk para santri ini adalah hasil kolaborasi antara BNN, Kementerian Agama, Pemkot Kota Cilegon. Jadi ini tidak lanjut dari deklarasi tahun kemarin dan kami sudah menyerap ada lebih kurang 15 pesan,” ujarnya.

‎Ia menegaskan bahwa seluruh santri yang mengikuti kegiatan tersebut dinyatakan bebas narkoba.
‎“Jadi itu sebagai bentuk atau perwujudan kita mewujudkan dan kita sampaikan bahwa semua clear, semuanya dinyatakan bebas narkoba,” tegasnya.

‎Menurut Bogie, kegiatan tes urine kali ini diikuti oleh beberapa santri yang mewakili masing-masing pondok pesantren di Cilegon.
‎“Kemarin kita melakukan tes di masing-masing pesantren mengambil 1 atau 2 orang. Yang mana ini juga merupakan program Integrasi Kurikulum Anti Narkoba (IKAN),” katanya.

‎Ia juga menambahkan bahwa program ini akan terus berlanjut dengan penguatan regulasi agar memiliki daya dorong yang lebih besar di lingkungan pendidikan pesantren.
‎“diharapkan ini tetap sustainable, berkelanjutan, bahkan diperkuat, kalau bisa nanti ada perda, atau  perwali, biar penetrasi lebih kuat lagi,” ungkapnya. (Heri)

Pos terkait