Gerak Cepat, Dinas PUTR Kota Cilegon: Dari Tanggul Jebol hingga Rencana Kolam Retensi untuk Sambirata

CILEGON, (gerbangbanten.com) – Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kota Cilegon bergerak cepat menangani banjir yang merendam wilayah Sambirata dan sekitarnya, di Kelurahan Cibeber, Kecamatan Cibeber. Kepala Dinas PUTR Kota Cilegon Dendi Rudiatna, memimpin langsung langkah-langkah penanganan darurat tersebut.
Untuk diketahui, banjir merendam wilayah Sambirata dan sekitarnya dengan ketinggian air mencapai sekitar 1,5 meter, Minggu 11 Januari 2026.

Dimana wilayah tersebut dilanda banjir lantaran jebolnya tanggul air dengan lebar bukaan 10 meter hingga 15 meter di kawasan Perumahan Praja Mandiri.

Kepala Dinas PUTR Kota Cilegon Dendi Rudiatna mengatakan, struktur tangul tidak mmampu menahan tekanan air yang tinggi, sehinga terjadi limpasan ke permukiman warga.
“Debit airnya terlalu tinggi, sehingga tanggul menjadi jebol,” katanya.

Terkait hal ini, menurut Dendi, langkah pendek yang akan dilakukan adalah melakukan pemasangan bronjong batu yang diikat kawat. Ini akan menjadi tanggul darurat untuk menahan laju air.
“Saat ini, kami sedang mencari jalur masuk material, salah satunya melalui area perumahan. Nantinya bronjong akan dipasang menggunakan alat berat agar air tidak kembali masuk ke Sambirata,” terangnya.

Sementara untuk langkah panjang, pihaknya merencanakan pembangunan kolam retensi disertai pintu air. Rencana ini akan diawali dengan pembebasan lahan seluas sekitar 5000 hingga 6000 meter persegi di sekitar aliran sungai.
“Kolam retensi ini penting untuk mengurangi tekanan arus air dan mencegah jebolnya tanggul kembali di masa mendatang,” ucapnya.

Dendi pun mengatakan jika penanganan bencana banjir pada dasarnya bukanlah pekerjaan satu dinas saja. Katanya, ini memerlukan keterlibatan seluruh pihak.
“Semua harus bergerak. Penanganan banjir ini bukan hanya tugas satu pihak, tapi tanggung jawab bersama,” tutupnya. (*)

Pos terkait