Demi Keselamatan Siswa, Dishub Banten Bangun 15 Zona Selamat Sekolah di 5 Kabupaten/Kota

Banten ,- gerbangbanten.com
Demi meningkatkan keselamatan dan kenyamanan siswa di sekitar lingkungan sekolah, Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Banten tengah menyelesaikan pembangunan 15 titik Zona Selamat Sekolah (ZOSS) yang tersebar di lima kabupaten/kota. Proyek tersebut kini telah mencapai 75 persen progres dan ditargetkan PHO (Provisional Hand Over) selesai pada minggu ketiga bulan Agustus 2025.

Pembangunan ZOSS ini merupakan implementasi dari Peraturan Dirjen Perhubungan Darat Nomor SK.3582/AJ.401/DRJD/2018. tentang Pedoman Teknis Pemberian Prioritas Keselamatan dan Kenyamanan Pejalan Kaki di Kawasan Sekolah.

Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan Provinsi Banten, Entis Basari Ilyas, S.Pd., M.M., menjelaskan bahwa pembangunan ZOSS bertujuan menciptakan kawasan sekolah yang aman dari risiko lalu lintas dengan pengendalian kecepatan, penataan parkir, serta pemasangan rambu dan marka jalan.

Zona Selamat Sekolah adalah kawasan yang dikendalikan lalu lintasnya di sekitar sekolah. Ini penting agar para siswa, guru, dan pengguna jalan lainnya merasa aman. Kita ingin memastikan keselamatan pelajar sebagai prioritas utama,” ujar Entis.

Adapun 15 titik lokasi ZOSS tersebar di wilayah berikut:

* Kabupaten Lebak
* Kabupaten Pandeglang
* Kabupaten Serang
* Kota Serang
* Kota Tangerang Selatan

Beberapa sekolah yang menjadi lokasi pembangunan antara lain:

* MTs Masyariqul Anwar
* SD Negeri 2 Kaduhauk
* SD Negeri 1 Sumber Waras
* SD Negeri 1 Sindangsari
* SD Modern Baitus Solihin
* SD Negeri Cilengsir
* MTs Negeri 1 Serang
* SD Negeri Jakung
* SD Negeri Padarincang
* SD Negeri Cirende 1
* MTs Negeri 1 Tangsel
* SD Negeri Muncul
* SD Negeri Cilenggang
* PAUD Kol Bul Salim
* SDN Cireundeu 01
* Paud Qolbun Salim
* SDN Kadubungbang 1

Program ini merupakan langkah konkret Pemprov Banten dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman, khususnya bagi pelajar usia dini hingga remaja. Harapannya, keberadaan ZOSS dapat meminimalisir angka kecelakaan lalu lintas yang melibatkan anak-anak sekolah.(Adv)

Pos terkait