TANGERANG SELATAN,gerbangbanten.com- Pemerintah Kota Tangerang Selatan kembali menegaskan komitmennya dalam membangun sumber daya manusia yang unggul melalui pembinaan keagamaan. Komitmen tersebut diwujudkan dengan memberikan penghargaan kepada Kafilah Kota Tangerang Selatan yang berhasil mengukir prestasi pada Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Tingkat Provinsi Banten Tahun 2026 dengan meraih peringkat keempat.
Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie dalam acara Apresiasi Kafilah Kota Tangerang Selatan yang berlangsung di Ruang Blandongan, Pusat Pemerintahan Kota Tangerang Selatan, Senin (27/7/2026).
Bagi Pemerintah Kota Tangerang Selatan, penghargaan ini bukan sekadar bentuk apresiasi atas raihan prestasi di tingkat provinsi. Lebih dari itu, penghargaan menjadi simbol penghormatan kepada seluruh peserta yang telah mengharumkan nama daerah sekaligus penyemangat agar semangat mencintai Al-Qur’an terus tumbuh di tengah masyarakat.
“Ini adalah tindak lanjut dari hasil MTQ Tingkat Provinsi Banten beberapa waktu lalu. Memang sudah diprogramkan bahwa seluruh kafilah kita yang meraih juara akan mendapatkan apresiasi,” ujar Benyamin.
Menurut Benyamin, penghargaan yang diberikan diharapkan mampu menjadi modal bagi para peserta untuk terus mengembangkan diri. Ia mengingatkan agar apresiasi tersebut dimanfaatkan secara bijak demi kepentingan masa depan.
“Saya amanahkan kepada yang bersangkutan, jangan dipakai untuk hal hal yang konsumtif. Pakai untuk hal hal yang produktif, seperti melanjutkan pendidikan atau membeli buku,” pesannya.
Pesan tersebut menunjukkan bahwa prestasi dalam MTQ bukan hanya dihargai sebagai kemenangan dalam perlombaan, tetapi juga sebagai investasi bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia. Pendidikan, literasi, dan pengembangan kemampuan menjadi bagian penting yang harus terus didorong agar para kafilah mampu berkembang menjadi generasi yang berkualitas.
Lebih jauh, Benyamin menegaskan bahwa orientasi utama pelaksanaan MTQ tidak semata-mata mengejar gelar juara. Nilai yang jauh lebih penting adalah membentuk pribadi yang menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup sehingga melahirkan generasi yang beriman, berilmu, dan berakhlak mulia.
“Sejatinya seluruh kafilah ini sudah menjadi juara, karena kemenangan sejati bukan hanya memperoleh juara, tetapi bagaimana Al-Qur’an menjadi cahaya dalam kehidupan dan membentuk pribadi yang beriman, berilmu, dan berakhlak mulia,” tuturnya.
Pernyataan tersebut memperlihatkan bahwa keberhasilan MTQ diukur tidak hanya melalui capaian peringkat, tetapi juga dari keberhasilan proses pembinaan karakter yang berlangsung secara berkelanjutan.
Karena itu, Pemerintah Kota Tangerang Selatan memastikan pembinaan terhadap para kafilah akan terus diperkuat melalui sinergi bersama Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kota Tangerang Selatan. Evaluasi rutin akan dilakukan untuk meningkatkan kualitas pembinaan sekaligus mempersiapkan peserta menghadapi MTQ tingkat provinsi pada tahun tahun mendatang.
Menurut Benyamin, pola pembinaan selama ini telah dilakukan secara berjenjang. MTQ tingkat kota bukan hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga menjadi proses seleksi, pembinaan, dan penguatan mental peserta sebelum berlaga di tingkat yang lebih tinggi.
“Pembinaan kita terus dilakukan secara optimal. MTQ tingkat kota tahun ini menjadi bagian dari persiapan untuk MTQ Provinsi tahun depan. Tentu akan kita bina secara berkelanjutan,” katanya.
Komitmen tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Tangerang Selatan untuk meningkatkan kualitas pembinaan keagamaan sekaligus memperkuat pembangunan karakter masyarakat. Dengan pembinaan yang berkesinambungan, diharapkan prestasi kafilah Tangsel terus meningkat pada ajang MTQ mendatang.
Di sisi lain, keberhasilan para kafilah juga diharapkan menjadi inspirasi bagi generasi muda Kota Tangerang Selatan untuk semakin mencintai Al-Qur’an, memperdalam ilmu agama, serta menjadikan nilai nilai Al-Qur’an sebagai pedoman dalam kehidupan sehari hari.
Melalui penghargaan dan pembinaan yang berkelanjutan, Pemerintah Kota Tangerang Selatan berharap tidak hanya mampu melahirkan lebih banyak juara MTQ, tetapi juga mencetak generasi Qurani yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah, memperkuat kehidupan sosial yang harmonis, serta menjadi fondasi penting menuju Kota Tangerang Selatan yang religius, cerdas, dan berdaya saing.






