LEBAK, (gerbangbanten.com) – Wakil Gubernur (Wagub) Banten Achmad Dimyati Natakusumah, menegaskan bahwa sinergi antara ulama dan umara (pemerintah) merupakan manifestasi nyata kehadiran negara dalam membangun peradaban masyarakat yang beriman, berakhlak, dan sejahtera. Hal tersebut ditekankan Wagub Banten saat menghadiri Silaturahmi dan Pengajian Ulama Umara Kecamatan Cijaku (SAPECI) di Gedung Serba Guna Kantor Kecamatan Cijaku, Kabupaten Lebak, Rabu (31/12/2025).
Dalam arahannya, Dimyati menyampaikan bahwa paradigma pembangunan daerah tidak boleh semata-mata berorientasi pada infrastruktur fisik. Menurutnya, penguatan nilai keagamaan, moralitas, dan kohesivitas sosial antara pemerintah, tokoh agama, serta masyarakat harus berjalan beriringan sebagai fondasi pembangunan berkelanjutan.
“Silaturahmi dan pengajian seperti ini menjadi ruang krusial untuk memperkuat ukhuwah. Ulama dan umara harus berjalan seiring agar pembangunan tidak hanya terlihat secara fisik, tetapi juga mampu membentuk karakter masyarakat yang berakhlak mulia dan beriman,” ujar Dimyati.
Lebih lanjut, Dimyati menjelaskan bahwa forum pengajian memiliki peran strategis dalam membentuk kecerdasan emosional dan spiritual. Melalui kegiatan keagamaan, nilai-nilai kesabaran, kepedulian sosial, dan kebersamaan dapat diinternalisasi secara konsisten di tengah masyarakat.
“Ilmu yang bermanfaat, akhlak yang baik, serta silaturahmi yang terjaga adalah pilar utama dalam membangun kehidupan bermasyarakat yang kokoh dan harmonis,” tambahnya.
Penyaluran Bantuan Sosial
Pada kesempatan yang sama, kehadiran Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten juga diwujudkan melalui intervensi program sosial yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat.
Di Kecamatan Cijaku, Wagub Banten menyalurkan sejumlah bantuan, antara lain program Rumah Layak Huni Baznas (RLHB) untuk delapan unit rumah, stimulus bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), bantuan operasional musala, bantuan kesehatan, serta insentif bagi sepuluh orang guru ngaji.
“Bantuan ini kami arahkan agar benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, baik untuk pemenuhan kebutuhan dasar, penguatan ekonomi kerakyatan, maupun pembinaan keagamaan,” tegas Dimyati.
Sementara itu, Wakil Bupati Lebak, Amir Hamzah, menyambut positif dukungan konkret Pemprov Banten bagi masyarakat di wilayahnya. Ia menilai kolaborasi lintas tingkatan pemerintah sangat esensial dalam mengakselerasi kesejahteraan masyarakat.
“Kami mengapresiasi atensi Pemerintah Provinsi Banten. Sinergi ulama dan umara menjadi kunci dalam menjaga stabilitas sosial dan mendorong pembangunan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat,” kata Amir.
Apresiasi serupa disampaikan tokoh masyarakat Kecamatan Cijaku, Didin Nazaruddin. Menurutnya, responsivitas Pemprov Banten memberikan optimisme baru bagi warga.
“Kehadiran Wakil Gubernur beserta bantuan yang diserahkan menjadi bukti bahwa aspirasi masyarakat Cijaku didengar. Ini memberikan semangat dan harapan bagi warga,” ujar Didin.(biro adpim)






