SERANG, (gerbangbanten.com) – Dalam upaya memperkuat peran perempuan dalam pembangunan daerah, Pimpinan Cabang (PC) Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) Kota Serang menjalin kemitraan strategis dengan Pemerintah Kota Serang. Kolaborasi ini bertujuan menciptakan sinergi program sosial, pendidikan, dan keagamaan yang berkelanjutan bagi masyarakat.
Audiensi digelar pada Selasa, 21 Oktober 2025, dihadiri Asisten Daerah I Subagyo, mewakili Wali Kota Serang Budi Rustandi. Pertemuan berlangsung hangat dengan diskusi seputar rencana kerja sama antara Fatayat NU dan Pemerintah Kota Serang dalam mendukung kemajuan daerah.
Asisten Daerah I Subagyo, menyambut baik inisiatif PC Fatayat NU Kota Serang. Ia menilai kehadiran Fatayat NU sebagai mitra strategis pemerintah daerah sangat penting, terutama dalam isu-isu pemberdayaan perempuan dan keluarga.
“Kami membuka ruang selebar-lebarnya untuk kolaborasi dengan Fatayat NU. Bersama, kita bisa memperkuat program pembangunan di berbagai bidang,” ujarnya.
Pemerintah Kota Serang saat ini tengah menjalankan 13 program unggulan yang menjadi prioritas pembangunan. Program-program tersebut meliputi Serang Makmur, Serang Cerdas, Serang Preneur, Serang Sehat, Serang Mengaji, Serang Kreatif Produktif, Serang Bebas Banjir, Serang Menyala, Serang Hijau, Serang Digital, Serang Bebas Pungli, Serang Bersih, dan Serang Bagus.
Program tersebut menekankan pembangunan yang inklusif dan berkeadilan. Dalam konteks itu, peran organisasi perempuan seperti Fatayat NU menjadi bagian penting untuk memperkuat keterlibatan masyarakat, terutama kaum perempuan, dalam setiap aspek pembangunan.
Pemkot Serang turut menyampaikan apresiasi atas langkah PC Fatayat NU yang berinisiatif menjalin komunikasi intensif dengan pemerintah daerah.
“Perempuan memiliki peran strategis dalam pembangunan. Kami sangat terbuka terhadap kolaborasi yang memberi manfaat bagi masyarakat luas,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua PC Fatayat NU Kota Serang, Neneng Parida, menegaskan bahwa organisasinya siap bersinergi dengan berbagai program unggulan Pemkot Serang.
Fatayat NU, kata dia, memiliki sumber daya dan jaringan kader yang siap berkontribusi di bidang pendidikan, sosial, dan keagamaan.
“Kami ingin turut serta mendukung program pemerintah, khususnya yang menyentuh perempuan dan anak-anak. Misalnya pelatihan dan pendampingan UMKM perempuan, kaderisasi posyandu, serta penguatan pendidikan keagamaan di masyarakat,” ungkap Neneng, Rabu, 22 Oktober 2025.
Ia menambahkan, Fatayat NU juga berkomitmen untuk menjadi motor perubahan sosial bagi perempuan di Kota Serang. Fokus utama organisasi ini mencakup pengentasan kesenjangan ekonomi, peningkatan literasi digital, dan advokasi terhadap kasus kekerasan perempuan dan anak.
“Kami ingin memastikan perempuan di Kota Serang memiliki ruang yang aman, produktif, dan berdaya,” tegasnya.
Audiensi ini menjadi tonggak awal terbentuknya kemitraan strategis antara Fatayat NU dan Pemkot Serang. Sinergi ini diharapkan melahirkan berbagai inisiatif konkret yang mampu menjawab tantangan sosial dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Selain itu, kerja sama ini juga menegaskan komitmen Fatayat NU untuk terus berperan aktif dalam mewujudkan visi Islam rahmatan lil alamin di tingkat lokal. Melalui kolaborasi dengan pemerintah daerah, Fatayat NU ingin memastikan bahwa pembangunan di Kota Serang berjalan seimbang antara aspek fisik dan spiritual
Pertemuan ini ditutup dengan komitmen bersama untuk segera menindaklanjuti hasil diskusi melalui program konkret di lapangan. Baik Fatayat NU maupun Pemkot Serang sepakat bahwa kemajuan daerah hanya dapat dicapai dengan kolaborasi yang kuat dan saling mendukung.
“Sinergi ini menjadi bukti nyata bahwa pemberdayaan perempuan bukan hanya wacana, melainkan langkah nyata menuju Kota Serang yang lebih makmur, cerdas, dan berkeadilan. Dengan kolaborasi yang solid, Fatayat NU dan Pemkot Serang siap melangkah bersama menuju perubahan positif bagi masyarakat.






